Trip to Sri Getuk – Wonderfull waterfall in southmountain (part I)


Lama-lama bosen juga posting an serius,
Cerita dikit lah, tentang minggu tenang liburan kemaren.
kejadian ini bermula dari hari Ahad, tanggal 30 Desember, malam hari (lupa jam berapa). Pas lagi asik nerusin main COD:BlackOps2, tiba-tiba HP geter, ada sms. rodo ganggu sih, tak terusin main game nya sampe masson nya mati (entah berapa kali si mason ini mati) lalu baru saya buka sms tadi. ternyata dari si suban. isinya kuranglebih seperti ini:

Ndro,sesuk melu neng sri getuk yo.kumpul teladan jam 9. ono aku, jundi, tapir, dakir, risal, momo. liyane dijaki

I’M IN! gimana nggak kepingin,liat foto-foto srigetuk yang keren:

tanpa pikir panjang, langsung tak forward ke beberapa anak2 yang belum disebutin di sms. baru sms suban saya bales. intinya ikut, tapi usul kumpul nya jam 7. pengalaman beberapa waktu lalu pas cabut ke wediombo janjian kumpul jam 8 akhirnya berangkat jam 10 dan perjalanan hampir 2 jam (opo malah lebih,mbuh lali) sehingga sesampainya di pantai panasnya ngentang-ngentang. so, akhirnya suban merevisi jarkom sms untuk kumpul teladan jam 7. (oke,berarti mangkat setengah 8, haha).

setelah itu, saya jadi sulit pitik tidur. bukannya nggaksabar mau touring,tapi emang ngelanjutin main COD.  ——->and then ,the day. seperti biasa bangun tidur, mandi, sarapan. trus jam 7.30an cuss ke sma. kurang dari 5 menit udah sampai, padahal sma1 ada di jogja, rumahku di sleman. dan sesuai dugaan saya keadaan sekolah masih sepi.cuma terlihat pak satpam di deket pintu. *ndlogok kabeh. dan kuputuskan nunggu di bangku depan murni (burjo an).

DSC_0054

kurang lebih 30menit datang si konco tipis (tak setebal bibirnya) , risal. pringas pringis. disusul 5menit kemudian pangeran dari tiwir, uzi  momo. seperti biasa, bicara ke utara-selatan (baca: ngobrol ngalor ngidul) dan baru 45menit kemudian datanglah anak yang paling berjasa dalam mengajarkan kesabaran, ozy curut. tapi penantian belum selesai, masih nunggu 1 orang lagi yang turun gunung dari pakem, doek. 5menit setelah kedatangan curut, doek pun datang. langsung kami cabut ke rumah dakir. pas mau berangkat, ada kutipan yang tak terlupakan.

curut : sal, awakdewe boncengan yo, kita kan go green(mbuh dong artine po ora)!

risal : yoh

curut: tapi nggo motormu yo! << langsung do ngakak, ini modus, yang ngajakin go green siapa, yang suruh ngorbanin bensin siapa.

risal : asem i

curut: rapopo, tak bayar 5ewu wes << tambah ngakak meneh

risal: dipikir aku tukang ojek

*dan ketika tertawa sudah mereda tibatiba curut ngomong

curut: eh, 4ewu wae yo..
*dan statement terakhir curut ini yang marai emosi, marai ngakak sakpole.posisikan saja,dalam kisah ini, anda sebagai risal.udah disamain tukang ojek,bayar 5ribu dari jogja-wonosari(mana ada ojek harga segitu), ditawar 4ribu malah! hargadiri mana hargadiri?haha, *gojek iki sal,rut.

Selesai urusan bonceng membonceng, kami langsung kami berangkat ke rumah dakir.  disana kami disambut dengan hangat oleh beberapa pendahulu yatu dakir(jelas) , jundi, suban, kodok, dan irfan. setelah duduk bentar basa-basi, kami ditawari makan pagi (part II) oleh ibunya dakir. dan,seperti biasa,tanpa malumalu anak-anak menyerbu makanan. (nuwun yo kir) bahkan sampai si risal berkata: wah bun(suban),nek ngene rasah neng sri getuk, nengomahe dakir wae. ra gumun. memang risal paling doyan urusan santap-menyantap, setelah suban (haha). Selesai makan, mau cuci piring tapi makannya nggak pake piring beling, yaudahlah, nggak jadi. sekitar jam 10:21 WIRD (waktu  indonesia rumahnya dakir) kami berangkat. pertamanya sih jalan lumayan, lega, tapi pas sampai di jalan wonosari kilometer sekian : macet! ra gumun. jogja, terlebihlagi arah wisata pantai gunungkidul, sudah wajar semacet itu, kan pas tanggal 31desember. ternyata masih ada satu anak lagi yang sedang menanti rombongan di pasar piyungan. bukan, dia bukan preman pasar piyungan , cuma kebetulan rumahnya di dekat sana. komplit sudah, kmi melanjutkan perjalanan…

dan kisah kami berlanjut di part II. wes leren sek, masih ada kerjaan lain menunggu.

*tidak ada hewan dan tumbuhan yang disakiti dengan sengaja dalam kisah part-I ini.

Advertisements

6 thoughts on “Trip to Sri Getuk – Wonderfull waterfall in southmountain (part I)

  1. Pingback: Trip to Sri Getuk – Wonderfull waterfall in southmountain (part II – end) | ferindra nugrahendi

  2. Pingback: Pergi ke Barat (Go West) | ferindra nugrahendi

Tinggalkan komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s