Pitpitan #5,5 : sermo satu putaran


Kok 5.5? karena destinasi yang sama seperti pitpitan #5 dan hanya 3 personil yang berangkat. Berawal dari rasa penasaran kami mengenai panjang lintasan waduk sermo satu putaran penuh, saya, iqro, miftah menginisiasi anggota pitpitan bro untuk kembali gowes ke waduk sermo. Dari sembilan personil, adit, sani, kiki, dan makin sudah ‘kapok’ gowes ke waduk sermo, deni masih kurang fit habis kecelakaan, sedangkan bos adit ada agenda lain. Praktis akhirnya juga cuma kami bertiga yang berangkat. Pokoke #oraMuntir. Tanggal 26 desember, jam setengah 7, kumpul di perempatan ringroad jalan wates. Iqro dan miftah sampai duluan, 2-5 menit kemudian baru saya datang menghampiri.

 

DSCN0625
iqro nunggu wong ngganteng
DSCN0638
pemandangan di jalan wates

Rute yang kami pilih, belajar dari kesalahan pengalaman yang lalu, ialah jalan wates. Memang lebih panas dan membosankan, namun yang penting tidak ‘aneh’ seperti kemaren, karena tujuan utama kami ialah mengitari waduk sermo. Akan tetapi, bukan berarti jalannya lurus-lurus saja, jalan ini juga banyak tanjakannya.

 

KKN cuy
KKN cuy
tanjakan terakhir sebelum sermo. bantai!
tanjakan terakhir sebelum sermo. bantai!

Jam 8:30 kami sudah sampai di pos peristirahatan menjelang masuk kawasan wisata waduk sermo. Jadi perjalanan hanya memakan waktu -+2 jam. Berbeda jauh dengan sebelumnya yang memakan waktu -+ 4,5 jam (7:30 – 11:50). Sejenak kami beristirahat, menghirup sejuknya udara sekitar waduk sermo dan mengisi bahan bakar untuk metabolisme (ngemil dan minum).

leren. klebus
leren. klebus

Jam 9 kami mulai melanjutkan perjalanan, masuk wilayah waduk sermo untuk mengitari waduk satu putaran. Jalan di pinggiran waduk sermo, selain udara sejuk, pemandangannya juga luar biasa. Ya karena iqro menggunakan sepeda balap maka praktis dia yang memimpin jauh di depan miftah, dan saya. Saya sih terlalu terlena dengan keindahan panorama alam jadi nggowesnya kelewat santai. Namun pas sadar miftah semakin jauh, saya mulai meningkatkan kecepatan. Ada di suatu waktu, iqro nampak di sebrang waduk dan teriak2 memanggil. Keliatannya sih dekat, tapi setelah saya telusuri jalannya, ternyata 10 kali lipat. Berikut ilustrasinya:

kurang lebih begini
kurang lebih begini
waduk sermo
waduk sermo

DSCN0660

Sepeda merah ini semakin cepat dikayuh hingga pada akhirnya saya dapat menyamai miftah (sakjane miftah sing nunggu.haha). Dan menjelang akhir putaran, mulailah tantangan datang. Matahari bersinar sangat terik, dan jalan mulai menanjak. Iya, nanjak! Daan idealisme saya runtuh di akhir putaran. Ketika jalan nanjak, ada portal! Praktis saya dan miftah harus turun di tengah2 tanjakan untuk membuka portal. Dan sepeda kami tuntun naik. Setelah tanjakan tersebut masih ada beberapa tanjakan menghadang, namun karena teduh dan tak ada halangan portal seperti tadi, semua dapat teratasi. Hingga menemui jalan yang kami tunggu2, jalan turun berkelok di tengah hutan J. Tanpa dikayuh, sepeda melaju kencang melalui jalan turunan yang teduh nan berkelok-kelok. Dan jam 10 kami sampai, menyusul iqro yang sudah sampai duluan di pos polisi awal kami berhenti. Jadi total waktu mengitari waduk sermo satu putaran (-+ 15km) ialah 1 jam saja. Jujur saya masih bersedia kalau ada yang mengajak bersepeda seperti itu lagi

leren lagi. puas!
leren lagi. puas!

Istirahat sejenak, kami langsung memutuskan untuk pulang. Melalui jalan yang sama, hingga waktu sholat dzuhur tiba, kami memutuskan berhenti di masjid al amin. Mandi, ganti kaos yang basah kuyup karena keringat, sholat, kemudian tidur. Jam 13:45 kami melanjutkan perjalanan. Di tengah jalan perut kami kompak menagih jatah. Dan kami pun mampir di salah satu warung mie ayam, masih di daerah pengasih, kulonprogo.

cari yang dingin dingin dulu
cari yang dingin dingin dulu
masjid
masjid
makan siang dulu pak
makan siang dulu pak
warung miayam-bakso
warung miayam-bakso
jalan wates di siang hari
jalan wates di siang hari

Setelah makan kami segera lanjut pulang. Sempat berhenti mampir sholat ashar, kami tiba di jogja sekitar jam 4, dan saya sendiri tiba di rumah jam 5 kurang.

Sampai jumpa di edisi ke 6. Salam pitpitan, bro!

Advertisements

One thought on “Pitpitan #5,5 : sermo satu putaran

  1. Pingback: pitpitan #6 : nggowes ngepot ke candi bang-jo | ferindra nugrahendi

Tinggalkan komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s