Lapis lapis kegiatan di Geplakan


Hukum kekekalan energi einstein ternyata juga dapat dimaknai untuk hal lain (?). Semisal amanah atau mungkin tugas, sehingga jika sedikit diubah dan disesuaikan menjadi :

Amanah itu tidak dapat musnah. Amanah hanya berubah dari satu bentuk ke bentuk lain, dari satu kegiatan ke kegiatan lain.1

Bagi saya, Ramadhan tahun ini berbeda dengan tahun kemarin. Tahun ini beberapa agenda di bulan suci telah dipersiapkan beberapa pekan sebelumnya. Tidak seperti tahun kemarin, karena saya ada di tempat KKN yang tidak memiliki tradisi/agenda khusus di bulan Ramadhan. Agenda Ramadhan dihandle oleh para pemuda dengan koordinator seksi kerohanian (remaja masjid). Mulai dari pemilihan ketua, dan pembentukan panitia. Rapat-rapat bertajuk pemantapan agenda mulai meningkat frekuensinya seiring waktu yang semakin mendekat. Agendanya sebagian besar masih sama : takjilan anak2, tadarusan pemuda/i, lomba-lomba tiap akhir pekan, serta takbir keliling. Alhamdulillah semua berjalan lancar. Bahkan prestasi sempat ditorehkan ketika kami mengirimkan (&mendampingi) beberapa anak mengikuti lomba anak sholeh tingkat kelurahan dan berhasil menyabet juara 1 lomba sholat berjamaah. Diakhiri takbir keliling yang sudah sempat ‘hilang’ beberapa tahun belakangan dikarenakan anak-anak ditinggal ikut lomba takbir di luar kampung.

tim lomba kelurahan
tim lomba kelurahan
remaja masjid al jami'ah
remaja masjid al jami’ah.

Selesai agenda ramadhan, bukan berarti santai-santai. Beberapa saat seusai pembubaran panitia, kalender sudah menunjukkan bulan Agustus. Artinya kami, harus sudah move-on dari agenda ramadhan ke agenda besar berikutnya yaitu : peringatan hut ri ke-69. Pembentukan panitia baru terlaksana ketika kumpulan rutin tanggal 3 Agustus, di rumah Tyo. Dengan berkaca pada acara tahun kemarin yang cukup meriah, ekspektasi masyarakat pun cukup tinggi untuk peringatan 17an ini. Minimal sama seperti tahun kemarin. Agenda yang dapat terlaksana ialah lomba anak-anak (seperti biasa), lomba memasak bapak-bapak kelompok ronda (baru), serta acara puncak yaitu jalan sehat. Alhamdulillah, semua agenda yang direncanakan dapat terlaksana walaupun dengan beberapa saran dari warga. Khususnya untuk lomba memasak, yang mendapat banyak masukkan berharga dari warga. Namun dapat sedikit dimaklumi karena baru pertama ini diadakan (alasan dari koor sie lomba). Dan secara keseluruhan acara berlangsung dengan luar biasa, apresiasi tinggi ditunjukkan oleh para tokoh kampung dan warga, waktu mengingat persiapan yang sangat mepet.

salahsatu peserta lomba masyak : mi cassava. mie bahan ketela dengan bumbu mie ayam
salahsatu peserta lomba masyak : mi cassava. mie bahan ketela dengan bumbu mie ayam
the panitia
the panitia
bedol ndeso jalan sehat
bedol ndeso jalan sehat

Tak lama setelah peringatan 17an, datang lagi agenda baru yaitu peringatan Hari Raya Idul Adha. Pembentukan panitia kali ini diprakarsai oleh bapak-bapak takmir&pengurus masjid al jami’ah dengan mengundang beberapa butir pemuda/i. Dan ternyata mulai tahun ini, kepengurusan peringatan Idul Adha masjid Al Jami’ah diserahkan ke remaja. Tujuannya supaya ada regenerasi untuk pengurus kegiatan masjid dan sebagai pembelajaran. Ketua, Wakil, Sekretaris, dan Bendahara diamanahkan ke para pemuda. Tentunya dengan dukungan dan bantuan para pengurus Masjid. Agenda peringatan Idul Adha masih seperti tahun lalu, hanya saja kali ini kami memutuskan berpartisipasi pada lomba takbir yang diadakan oleh AMM Prawirodirjan. Dan karena masjid di sini melaksanakan penyembelihan hewan Qurban pada hari 11 Dzulhijjah, pada malam setelah lomba takbir kami juga mengadakan takbir keliling untuk anak-anak, yang kemudian lanjut menginap di masjid sambil menjaga binatang Qurban yang telah hadir. Acara penyembelihan dimulai pukul 07:00. Pemuda yang biasanya semua turun ke bawah (literally) untuk membersihkan jeroan, sekarang sebagian memiliki tugas lebih yaitu menimbang daging serta membantu pembagian jatah tiap shohibul & warga. Setelah itu distribusi daging ke seluruh warga. Alhamdulillah, acara tersebut berjalan lancar dan selesai lebih awal dari tahun kemarin, yaitu sekitar pukul 2 siang. Padahal jumlah hewan Qurban lebih banyak daripada tahun sebelumnya. Setelah itu, karena masih ada beberapa kilogram sisa daging, kami segera merapatkan barisan, mengumpulkan alat bahan, dan nyate! Bagaimanapun bumbunya, asalkan dimasak dan dimakan bareng, rasanya sudah pasti nikmat. (Sakjane yo karo ngelih barang sih) Beberapa hari setelah pelaksanaan penyembelihan, pembubaran panitia dilaksanakan. Sedikit evaluasi dan apresiasi dari Pengurus kampung&masjid kepada panitia dengan harapan tahun depan dapat ditingkatkan.

Kegiatan berikutnya ialah kegiatan yang sudah direncanakan sejak 5 bulan lalu. Yaitu PIKNIK. Kegiatan yang bertajuk #dolanDieng ini telah dirembug dan disetujui forum bahkan sejak bulan Juli. Diharapkan agar semua dapat mempersiapkan jauh-hari (menabung, ijin orangtua, dan meluangkan tanggal). Namun apa daya, ternyata mendekati hari H banyak pemuda/i yang ada agenda/kesibukan lain yang tidak dapat ditinggal. Alhasil hanya 19 orang yang berangkat ke Dieng. Di negri diatas awan ini, kami menikmati karya lama berupa Komplek candi pandawa, keeksotisan kawah sikidang, paparan dokumentasi di Dieng Plateau Theatre, serta keindahan Telaga warna. Berangkat dari Geplakan jam setengah 7 pagi, kami kembali tiba dengan selamat sekitar pukul 10 malam.

di tengah alang-alang
di tengah alang-alang
di depan kawah sikidang. brr!
di depan kawah sikidang. brr!

Terus bekerja, melakukan sesuatu, seperti kata Stephen King :

Amateurs sit and wait for inspiration, the rest of us just get up and go to work.

 So, what’s next? 🙂

Jogja, 28 Oktober 2014. ditemani secangkir kopi dan sebungkus keripik singkong.

Advertisements

One thought on “Lapis lapis kegiatan di Geplakan

  1. nung suroso

    SEBUAH PEMBAHARUAN UMAT ISLAM INDONESIA
    JALAN MENUJU PERSATUAN &
    KESATUAN UMAT ISLAM-klo para pimpinan umat yg kita harapkan tdk berhasil menyatukan diri——————-
    – bentuk umat islam menjadi perkafilah-kafilah.
    – beri nama kafilah-kafilah tsb
    – tidak ada Islam MUHAMMMADYAH tdk ada Islam NU, tdk ada PII, tidak ada HMI, tidak PMII, tdk ada ini, tdk ada itu—yg ada hanya KAFILAH RTUI—–(namanya).
    – jumlah anggota perkafilah sebanyak 41 rumah tangga umat islam Indonesia (RT-UII).
    – setiap anggota RTUII tidak boleh menjadi anggota partai
    – setiap anggota RTUII bertanggung jawab kepada RTUII
    – perjuangan RTUII harus legal–anggota RTUII tdk boleh menjadi TERORIS—
    – TUJUAN : KERJA SAMA & TOLONG MENOLONG SESAMA UMAT ISLAM———-
    – semboyan RTUII dalam kafilah :
    * kamu itu aku—aku itu kamu
    * anakmu yo anakku–anakku yo anakmu
    * kesusahanmu adalah kesusahanku
    kesusahanku adalah kesusahanmu
    * ringan sama dijinjing berat sama dipikul.
    – kafilah yg satu dengan kafilah yg lain selalu berhubungan erat (sebagai batu-bata yg tersusun rapi & kuat) dan saling memberikan pesan & wasiat yg bermanfaat untuk hidup dan kehidupan RTUII———
    – RTUII/Kafilah2 wajib patuh dan mematuhi Undang2 Negara Kesatuan Indonesia.
    – RTUII/kafilah2 ikut membantu Pemerintah Indonesia yg sah untuk melaksanakan pembangunan2 Indonesia.
    – RTUII/kafilah2 harus dapat hidup berdampingan (RUKUN2) dan dapat melindungi Rumah Tangga-Rumah Tangga lainnya.
    – Kehidupan RTUI-RTUII seperti keadaan saat ini dengan catatan yg positif (baik), yg tdk bertentangan dengan Undang2 NKRI.
    – Didalam RT-UII ada PEMBINA-PEMBINA yg terdiri dari orang-orang ahli dari berbagai disiplin ilmu dan dari Ulama2 Akherat yg tidak mementingkan dunia lagi yg selalu tidak putus berhubungan dengan SANG PENCIPTA YANG SATU ALLOH SWT. beliau2 yg akan membina Rumah Tangga Umat Islam Indonesia (RT-UII)—
    – Didalam RT-UII ada PIMPINAN yg harus memenuhi kreteria2, sbb.:
    – SIDQ (jujur) – bukan pembohong
    – AMANAH – bukan pengkhianat
    – FATHONAH – bukan bodoh
    – TABLIGH – bukan menutupi kekurangan & melindungi kesalahan
    – BERIMAN & BERAMAL SHOLEH
    – NIAT YG LURUS
    – LAKI- LAKI
    – TDK MEMINTA JABATAN
    – BERPEGANG PADA HUKUM ALLOH
    – MEMUTUSKAN PERKARA DENGAN ADIL
    – TIDAK MENERIMA HADIAH
    – KUAT & SEHAT
    – BERLEMAH LEMBUT
    – TEGAS TDK RAGU2
    UMAT ISLAM WAJIB BERSATU, baca dibawah ini :
    Dan berpegang teguhlah kamu sekalian kepada tali Allah (agama Islam), dan janganlah kamu bercerai-berai; dan kenanglah nikmat Allah kepada kamu ketika kamu bermusuh-musuhan (semasa jahiliyah dahulu), lalu Allah menyatukan di antara hati kamu (sehingga kamu bersatu-padu dengan nikmat Islam), maka menjadilah kamu dengan nikmat Allah itu orang-orang Islam yang bersaudara. Dan kamu dahulu telah berada di tepi jurang neraka (disebabkan kekufuran kamu semasa jahiliyah), lalu Allah selamatkan kamu dari neraka itu (disebabkan nikmat Islam juga). Demikianlah Allah menjelaskan kepada kamu ayat-ayat keteranganNya, supaya kamu mendapat petunjuk hidayahNya. (Surah Al ‘Imran, 103)
    Sebenarnya orang-orang yang beriman itu adalah bersaudara, maka damaikanlah di antara dua saudara kamu (yang bertelingkah) itu; dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu beroleh rahmat. (Surah Al-Hujurat, 10)
    Dan taatlah kamu kepada Allah dan RasulNya, dan janganlah kamu berbantah-bantahan; kalau tidak nescaya kamu menjadi lemah semangat dan hilang kekuatan kamu, dan sabarlah (menghadapi segala kesukaran dengan cekal hati); sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar. (Surah Al-Anfaal, 46)
    Dan orang-orang yang kafir, setengahnya menjadi penyokong dan pembela bagi setengahnya yang lain. Jika kamu (wahai umat Islam) tidak menjalankan (dasar bantu-membantu sesama sendiri yang diperintahkan oleh Allah) itu, nescaya akan berlakulah fitnah (kekacauan) di muka bumi dan kerosakan yang besar. (Surah Al-Anfaal, 73)
    Sesungguhnya Allah mengasihi orang-orang yang berperang untuk membela agamaNya, dalam barisan yang teratur rapi, seolah-olah mereka sebuah bangunan yang tersusun kukuh. (Surah Ass-Saff, 4)
    “Seorang Muslim itu adalah bersaudara dengan Muslim yang lain. Dia tidak boleh menganiayainya dan tidak boleh menyerahkannya (kepada musuhnya)…” (Muttafak ‘alaihi).
    “Perbandingan orang-orang yang beriman tentang perasaan kasih sayang, berbelas kasihan dan bersimpati mereka adalah seperti satu tubuh badan, sekiranya salah satu daripadanya mengadu sakit, maka bersahut-sahutanlah lain-lain anggota kepadanya dengan tidak dapat tidur dan demam selesma” (Riwayat Bukhari).
    “Hubungan orang mukmin dengan orang mukmin yang lain, adalah seperti sebuah binaan, yang saling kuat menguatkan antara satu sama lain” (Al Thabrani)
    Kira2 demikian dan SEMPURNAKAN & WUJUDKANLAH PERSATUAN & KESATUAN UMAT ISLAM INDONESIA–dalam RTUII-
    –ayo implementasikan–ayo wujudkan–ayo beraktivitas untuk sesama umat Islam—ayo beraksi saling bantu membantu saling bau membau kerjasama–untuk melindungi diri dari ancaman2 dari luar—SEMOGA MENJADI AMAL YG DIRIDHOI ALLOH SWT. AMIIIN

Tinggalkan komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s